Parepare, Zona Inspirasi — Madrasah Aliyah Putri (MA Putri) DDI Mangkoso kembali menorehkan prestasi gemilang. Dalam ajang Festival Hari Santri Nasional se-Sulawesi Selatan dan Barat, yang digelar pada 22–25 Oktober 2025 di Kampus IAIN Parepare, kontingen MA Putri berhasil keluar sebagai Juara Umum.

Kontingen MA Putri DDI Mangkoso terdiri atas 32 peserta dan 7 official serta pelatih. Dari jumlah tersebut, 13 atlet mengikuti cabang olahraga seperti voli, bulutangkis, dan tenis meja, sementara 19 peserta lainnya berkompetisi di bidang seni, cerdas cermat, puisi, cipta puisi, MTQ, hadrah, dan Hifdzil Qur’an 5 Juz.
Prestasi membanggakan berhasil diraih dengan perolehan:
Juara 1 Bulutangkis Ganda Putri
Juara 1 Hifdzil Qur’an 5 Juz
Juara 1 Cipta Puisi bertema Anregurutta Ambo Dalle
Juara 2 Voli Putri
Juara 2 Lomba Baca Kitab Kuning Putri
Juara 3 MTQ Putri
Dengan capaian tersebut, MA Putri DDI Mangkoso dinobatkan sebagai Juara Umum Festival Hari Santri Nasional 2025.
Kepala MA Putri DDI Mangkoso sekaligus pimpinan kontingen, Herman Tabi, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi luar biasa yang diraih para santri.
> “Alhamdulillah, ini buah dari kerja keras seluruh official, pelatih, dan santri. Namun kami tidak boleh berpuas diri, karena ke depan masih ada tantangan baru, terutama menghadapi Porseni DDI 3 dalam rangka Haul Anregurutta Ambo Dalle ke-29 yang akan digelar di Pontren DDI Al-Mubarak Tobarakka Siwa, Kabupaten Wajo, akhir November mendatang,” ujarnya.
Dalam penutupan kegiatan, Rektor IAIN Parepare, Dr. H. Hannani, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan official. Ia juga memberikan kesempatan istimewa berupa bebas tes bagi peserta yang ingin melanjutkan studi di IAIN Parepare, yang dalam waktu dekat akan bertransformasi menjadi UIN AGH. Abdurrahman Ambo Dalle.
Sebagai simbol penghargaan, Kepala MA Putri DDI Mangkoso, Herman Tabi, menerima langsung piala juara umum yang diserahkan oleh Rektor IAIN Parepare, Dr. H. Hannani.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa santri MA Putri DDI Mangkoso tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga berdaya saing di bidang akademik dan olahraga — mengukuhkan semangat Hari Santri sebagai momentum kebangkitan generasi muda berprestasi dan berakhlak mulia.
