Rektor ITBA Barru Jadi Khatib Perdana di Masjid Baiturrahman Zam-Zam Centre

Barru — Zona Inspirasi. Suasana penuh kekhusyukan mewarnai pelaksanaan Salat Jumat perdana di Masjid Baiturrahman H. Lawe, kompleks Zam-Zam Centre Barru, Gempunge Kelurahan Mangempamg, Kecamatan Barru, Kab.Barru, Jumat (7/11/2025).

Momentum bersejarah ini sekaligus menandai mulai berfungsinya masjid megah tersebut sebagai pusat ibadah dan aktivitas spiritual masyarakat Barru dan sekitarnya.

Rektor Institut Teknologi dan Bisnis AL Gazali  (ITBA) Barru, Ustadz Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, M.Pd., dipercaya menjadi khatib pada Salat Jumat perdana tersebut.

Sementara itu, imam dipimpin oleh Ustadz KM. Dr. H. Lukman Syamsuddin, Lc., M.Hi. Kombinasi ulama dan akademisi ini memberikan nuansa keilmuan dan spiritual yang kuat pada pelaksanaan ibadah pertama di masjid ini.

“Syukur alhamdulillah, hari ini berkesempatan menjadi khatib pada khutbah Jumat pertama di Masjid Baiturrahman H. Lawe, Zam Zam Center Barru. Semoga setiap yang terucap membawa kebaikan, dan setiap langkah menuju masjid menjadi amal yang diridhai Allah SWT,” ujar Prof. Kamaruddin Hasan.

Masjid Baiturrahman H. Lawe merupakan bagian dari Zam-Zam Centre, sebuah kompleks terpadu yang dibangun dengan visi sebagai pusat kegiatan spiritual, pendidikan, dan wisata religi di Kabupaten Barru. Berlokasi strategis, masjid ini diharapkan menjadi ikon baru yang memperkuat karakter keagamaan dan intelektual masyarakat.

Masyarakat tampak antusias menghadiri Salat Jumat perdana ini, sekaligus menjadi saksi pengaktifan salah satu rumah ibadah termegah di wilayah Kabupaten Barru.

Di sisi lain, Personel Polisi Wanita (Polwan) Satlantas Polres Barru turut hadir untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan tertib. Mereka mengamankan area masjid dan mengatur lalu lintas guna menghindari kemacetan di sekitar lokasi.

Selain pengamanan, Polwan juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, serta tidak memarkir kendaraan sembarangan yang dapat menghambat akses pengguna jalan lain.

Dengan hadirnya fasilitas ibadah megah ini, masyarakat Barru diharapkan semakin bersemangat memakmurkan masjid, memperkuat keimanan, dan menjadikan Zam-Zam Centre sebagai pusat peradaban islami di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *