ZONA INSPIRASI ll Inovasi pelayanan publik bidang kesehatan “PAMAN SENJA Berkelana (Pemantauan Kesehatan Jasmani Berkelanjutan)” yang digagas oleh dr. A. Dewi Apraha Asmin dan dikomandoi oleh dr.Hj. Tuti Moehaiyang, MM Kepala Puskesmas Bojo Baru Kabupaten Barru berhasil meraih Terbaik 3 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2025.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan dokter, perawat, serta petugas kesehatan tradisional (Batra), dengan dukungan penuh dari Program Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kesehatan Olahraga (Kesorga). Sinergi ini bertujuan memberikan pelayanan promotif dan preventif, sekaligus deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit pada masyarakat.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari ,SH,M.SI dan Abustan AB, MSi menyerahkan penghargaan belum lama ini .
Prestasi ini menjadi bukti komitmen Puskesmas Bojo Baru dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif, responsif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
PAMAN SENJA Berkelana merupakan inovasi yang berfokus pada peningkatan pelayanan bagi penderita hipertensi dan diabetes melitus, dua penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi cukup tinggi di wilayah kerja Puskesmas Bojo Baru, Ungkap dr Tuty
Program ini Hadir sebagai solusi atas belum optimalnya capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, khususnya pada kelompok masyarakat usia lanjut dan pasien dengan keterbatasan akses layanan.
Melalui pendekatan jemput bola, PAMAN SENJA Berkelana melakukan pemantauan kesehatan secara rutin dan berkesinambungan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, edukasi kesehatan, serta pendampingan pasien agar lebih patuh dalam pengobatan dan pola hidup sehat. Inovasi ini juga mendorong deteksi dini guna mencegah komplikasi serius akibat hipertensi dan diabetes melitus.
Berdasarkan data profil UPT Puskesmas Bojo Baru, cakupan pelayanan hipertensi dan diabetes sebelumnya masih berada di bawah target nasional.
Kehadiran PAMAN SENJA Berkelana diharapkan mampu meningkatkan cakupan layanan, memperkuat program pengendalian penyakit tidak menular (PTM), serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Keberhasilan meraih Terbaik 3 KIPP Kabupaten Barru Tahun 2025 menjadi motivasi bagi jajaran Puskesmas Bojo Baru untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pelayanan publik. Prestasi ini juga sejalan dengan semangat BerAKHLAK dan gerakan Bangga Melayani Bangsa, dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis, inklusif, dan tepat sasaran.
