Semangat Babinsa Manuba, Serka Irwan Ayunkan Cangkul di Prosesi Mappalili Tandai Musim Tanam Baru

Barru, Zona Inspirasi— Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan wilayah. Hal ini tampak nyata dalam semangat para petani Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, yang antusias mengikuti prosesi adat Mappalili atau turun sawah sebagai penanda dimulainya musim tanam tahun 2025/2026.

Tradisi turun sawah ini menjadi kegiatan rutin setiap tahun untuk memulai pengolahan lahan setelah masa panen, yang juga dikenal sebagai musim rendengan. Tahun ini, kegiatan dipusatkan di area persawahan Kelompok Tani Mattaropurae Satu, Dusun Barantang, Desa Manuba.

Dalam kegiatan ini, komoditas padi menjadi fokus utama dengan pengawalan dan pendampingan langsung oleh TNI melalui Babinsa Desa Manuba, Sersan Kepala Irwan, S.H. Kehadiran Babinsa merupakan wujud dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

Dengan penuh semangat, Serka Irwan turun langsung ke sawah dan turut mencangkul tanah bersama para petani sebagai simbol gotong royong dan kebersamaan. Pendampingan TNI, khususnya Babinsa, dilakukan secara menyeluruh mulai dari tahap pengolahan lahan, penebaran benih, penanaman, perawatan tanaman, hingga panen dan penyerapan gabah petani.

Kegiatan Mappalili ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru Ir. Ahmad, MM, Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra, SE, MM, Kepala KUA Mallusetasi, Kepala Desa Manuba, Kepala BPP Mallusetasi, PPL Manuba, para pengurus Gapoktan, ketua dan anggota kelompok tani, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama setempat.

 

Salah satu momen istimewa dalam kegiatan ini adalah peresmian Sanggar Tani Jompie oleh Kepala Dinas Pertanian, yang didampingi langsung oleh Camat Mallusetasi. Peresmian ini diharapkan menjadi wadah pembinaan dan penguatan kapasitas petani di Desa Manuba dalam meningkatkan produktivitas dan kemandirian pangan desa.

Semangat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat tani diharapkan terus terjaga sebagai kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Barru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *