“Desa Siddo Diselimuti Haru, KKN UNM Gelar Malam Ramah Tamah Berkesan”

Barru Zona Inspirasi -Malam itu, Desa Siddo diselimuti kehangatan dan haru yang mendalam. Mahasiswa KKN Reguler Angkatan LIII Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar acara Ramah Tamah di Posko 15 desa tersebut, Rabu (29/10) .

Meskipun cuaca sempat menghalangi, antusiasme warga dan mahasiswa tidak pernah pudar.  Acara di mulai oleh  pembawa acara, Syafarah Maizah Muhlis, membuka dengan semangat dan keceriaan yang tak terbendung. Suasana kemudian beralih ke sesi sambutan yang penuh makna. Koordinator Desa KKN, Hizkia Marcel, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Siddo dan seluruh masyarakat atas penerimaan yang hangat selama dua bulan terakhir.

Kepala Desa Siddo, Khairul Rijal,ST juga menyampaikan apresiasi mendalam terhadap mahasiswa KKN UNM atas berbagai program kerja yang telah dijalankan. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras anak-anak KKN UNM selama dua bulan di Desa Siddo,” ujarnya.

Wakil Ketua BPD Desa Siddo, Herdiman Tabi S.Hi  menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya membantu dalam program kerja, tapi juga memberi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkembang.

Momen paling haru juga datang saat Bapak Posko, Muhlis, menyampaikan rasa haru dan kebanggaan. “Selama dua bulan ini kami merasa seperti memiliki anak-anak baru,” ucapnya dengan suara yang bergetar.

Perwakilan mahasiswa, Sarah, juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat Desa Siddo atas sambutan dan dukungan yang luar biasa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan istimewa dari anak-anak SD dan SMP Desa Siddo, yang memukau penonton. Sorak gembira dan tepuk tangan riuh dari warga menambah kemeriahan malam perpisahan tersebut.

Malam Ramah Tamah ini menjadi penutup indah dari perjalanan pengabdian selama dua bulan. Lebih dari sekadar perpisahan, malam itu menjadi simbol eratnya hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, membuktikan bahwa pengabdian dan kebersamaan mampu menumbuhkan makna sejati dari pendidikan dan kemanusiaan.(Andi Amiruddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *