BONE || Petugas Kesehatan dari Puskesmas Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, membentuk tiga tim medis yang dipimpin langsung Kepala Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, S.ST.
Tim ini melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah, dan sederajat dalam rangka melaksanakan Program Nasional Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025 yang berlangsung sejak Agustus hingga November.
Pada kunjungan bulan kedua, Kamis (18/9/2025), tim medis Puskesmas Bajoe terpantau memberikan imunisasi di MIN An Nurain Lonrae dan SD Inpres 12/79 Lonrae.
Vaksin yang diberikan meliputi Measles-Rubella (MR) untuk siswa kelas 1, serta Human Papilloma Virus (HPV) bagi siswi kelas 5 dan 6.
Program BIAS
Program BIAS bertujuan meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap berbagai penyakit berbahaya seperti campak, rubela, difteri, tetanus, hingga kanker leher rahim. Kepala Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, S.ST menegaskan bahwa imunisasi adalah hak anak sekaligus tanggung jawab bersama untuk mewujudkan generasi sehat dan produktif.
“Untuk kelas 1 diberikan vaksin MR dan DT, kelas 2 HPV (untuk anak perempuan) serta Td, kelas 5 Td, dan kelas 6 hingga 9 vaksin HPV bagi yang belum menerima sebelumnya,” jelas Marlina.
Imunisasi
Marlina juga mengingatkan orang tua untuk memastikan anak dalam kondisi sehat, sudah sarapan, dan mengisi formulir skrining sebelum imunisasi.
Efek samping ringan seperti demam atau bengkak dapat diatasi dengan obat penurun panas atau kompres dingin. Jika keluhan berlanjut lebih dari tiga hari, dianjurkan segera menghubungi puskesmas.
Program BIAS 2025 menjadi bagian penting upaya pemerintah melindungi anak-anak Indonesia. Imunisasi yang diberikan bukan hanya pencegahan penyakit menular, tetapi juga investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi penerus.
