Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dirasakan Siswa di Bone

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bone mulai berjalan dengan membuka tiga dapur layanan di SPPG Palakka, Lamuru, dan Salomekko.

BONE || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bone mulai berjalan meski baru tiga dapur yang beroperasi, yakni SPPG Palakka, Lamuru, dan Salomekko.

Kepala Satgas Percepatan MBG di Bone, Edy Saputra Syam, mengatakan setiap dapur MBG ditargetkan mampu melayani maksimal 3.000 siswa. Namun, idealnya setiap kecamatan memiliki dapur agar distribusi makanan bergizi lebih merata.

“Targetnya harusnya setiap kecamatan ada dapur MBG. Tapi tidak mutlak harus di ibu kota kecamatan, dilihat dari titik dekatnya sasaran. Tergantung mitra yang bekerja sama,” jelasnya, Selasa (23/9/2025).

Program MBG

Edy menjelaskan, Program MBG yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui kerja sama dengan yayasan pengelola dapur. Dapur MBG berfungsi sebagai pusat pelayanan pemenuhan gizi bagi siswa sekolah dasar.

Meski demikian, sejumlah kendala masih dihadapi. Edy menargetkan tahun ini seluruh dapur dapat beroperasi, namun hal itu bergantung pada kesiapan mitra. Ia menekankan, ketentuan teknis program telah diatur, mulai dari jarak maksimal distribusi 6 kilometer atau waktu tempuh 20–30 menit, hingga penyusunan menu yang diawasi langsung oleh ahli gizi.

“Lima hari dalam seminggu sudah diaturkan menunya seperti apa, buahnya apa. Mitra wajib menyiapkan sesuai permintaan ahli gizi. Menu bukan makanan ‘enak’ ala rumah makan, tapi makanan bergizi yang sesuai kebutuhan anak,” tambah Edy.

SD Inpres 5/81 Maduri Kecamatan Palakka

Senada dengan itu, Guru SD Inpres 5/81 Maduri Kecamatan Palakka, Rosmala, S.Pd, mengapresiasi pelaksanaan program MBG di sekolahnya. Menurutnya, setiap hari menu yang disajikan berbeda dan datang tepat waktu sebelum jam istirahat.

“Alhamdulillah siswa sangat senang. Dengan adanya MBG, anak-anak lebih bersemangat berangkat ke sekolah. Ada 69 siswa di sekolah ini yang merasakan manfaatnya,” ujar Rosmala.

Sejumlah siswa penerima manfaat pun mengaku gembira. Mereka menyebut variasi menu membuat kegiatan makan bersama di sekolah semakin menyenangkan dan menambah motivasi untuk hadir setiap hari.

Program MBG sendiri dijalankan setiap Senin hingga Jumat dengan harapan dapat meningkatkan asupan gizi dan mendukung kualitas pendidikan di Kabupaten Bone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *