QAF Community Makassar Serahkan 137 Buku Diro sa untuk Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Lapas Watampone

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali menerima dukungan dari masyarakat dalam mendukung program pembinaan kerohanian warga binaan.

BONE || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali mendapat dukungan dari masyarakat dalam memperkuat program pembinaan kerohanian warga binaan. Kali ini, QAF Community Makassar menyerahkan bantuan berupa 137 eksemplar buku dirosa yang diterima langsung oleh Kasubsi Bimkemaswat, Surianto, Jumat (3/10/2025).

Buku-buku dirosa tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran, khususnya dalam kegiatan pembinaan keagamaan di dalam lapas. Dukungan ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap upaya pembinaan bagi warga binaan.

Ketua QAF Community Makassar, Agung Purnawan, berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat besar.
“Kami dari QAF Community Makassar berharap warga binaan di Lapas Bone dapat menjadi pribadi yang baik dan menjalani kehidupan yang lebih baik selama di lapas maupun setelah keluar. Dengan bantuan buku dirosa ini, kami berharap warga binaan semakin terampil belajar mengaji dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kasubsi Bimkemaswat, Surianto, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan.
“Buku-buku ini akan digunakan secara optimal dalam kegiatan keagamaan warga binaan, khususnya program pembinaan kerohanian. Kami berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh QAF Community Makassar,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Saripuddin Nakku, turut memberikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan tersebut.
“Kami sangat menyambut baik bantuan ini, karena sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membina warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik. Sinergi antara masyarakat dan Lapas sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan, termasuk pembinaan kerohanian seperti ini,” jelasnya.

Bantuan yang disalurkan QAF Community Makassar diharapkan semakin memperkuat sinergi antara masyarakat dan lembaga pemasyarakatan dalam upaya membina warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan bekal ilmu dan akhlak yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *