BONE || Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui program Gerakan Gemar Makan Telur, yang dicanangkan oleh Gubernur Sulsel dalam rangka memperingati Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-356.
Menindaklanjuti program tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), khususnya bagi sekolah yang belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar turut melaksanakan kegiatan makan telur rebus setiap hari Senin.
Salah satu sekolah yang merespons cepat edaran tersebut adalah SD Inpres 10/73 Watang Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa, guru, serta orang tua murid.
Safa, siswi kelas VI A, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti kegiatan makan telur bersama di sekolah.
“Saya senang sekali karena setiap Senin bisa makan telur rebus bersama teman-teman. Rasanya seperti dapat makan bergizi gratis lagi di sekolah,” ujarnya dengan senyum ceria.
Kepala SD Inpres 10/73 Watang Palakka, Sinar Samsu, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya menerima surat edaran dari Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone untuk menindaklanjuti arahan tersebut. Setelah itu, pihak sekolah langsung menggelar rapat bersama para guru dan menyosialisasikannya melalui grup komunikasi sekolah.
“Alhamdulillah, respon orang tua siswa sangat positif. Mereka mendukung penuh kegiatan ini karena menyadari pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak,” ungkap Sinar Samsu.
Ia menambahkan bahwa Gerakan Gemar Makan Telur tidak hanya menjadi rutinitas tambahan, tetapi juga bagian dari upaya edukatif dalam menanamkan kesadaran pentingnya gizi seimbang sejak dini.
“Ini langkah nyata pemerintah dalam menekan angka stunting, sekaligus sejalan dengan semangat Tujuh Gerakan Anak Indonesia Hebat, yang menanamkan kebiasaan hidup sehat dan berkarakter kuat sejak usia sekolah,” pungkasnya.
Dengan dukungan dari sekolah dan masyarakat, diharapkan program ini mampu menciptakan generasi Sulawesi Selatan yang sehat, cerdas, serta memiliki masa depan gemilang.
