Kadis Pertanian Barru Ir. Ahmad, MM Pimpin Prosesi Mappalili dan Resmikan Sanggar Tani Jompie di Desa Manuba

 

Barru, Zona Inspirasi  — Tradisi adat Mappalili kembali digelar masyarakat Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Minggu (26/10/2025). Kegiatan ini menandai dimulainya musim tanam padi tahun 2025/2026 sekaligus dirangkaikan dengan peresmian Sanggar Tani Jompie oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, MM.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra, SE, MM, Kapolsek Mallusetasi AKP Iriansyah, SH, MM, Babinsa Desa Manuba Irwan, SH, Ketua BPD Awaluddin, Kepala Desa Manuba Hasnah Sultan, S.Sy, serta tokoh masyarakat, kelompok tani, dan warga setempat.

Prosesi Mappalili yang berlangsung di Lamattarima, Dusun Barantang ini diawali dengan pencangkulan tanah pertama sebagai simbol dimulainya musim tanam. Doa bersama yang dipimpin Kadis Pertanian menjadi bagian penting dari ritual adat ini, memohon keberkahan, keselamatan, serta hasil panen yang melimpah.

Dalam sambutannya, Ir. Ahmad menyampaikan permohonan maaf Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati yang tidak sempat hadir membersamai hari ini.

Ia menyampaikan pesan dari pimpinan sangat mengapresiasi masyarakat Desa Manuba yang masih melestarikan tradisi turun-temurun ini meski era pertanian modern terus berkembang.

“Kalau mau Barru maju, jangan berhenti menanam. Petani harus tetap produktif karena pertanian adalah sumber kehidupan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pola hujan di musim tanam 2025/2026 diperkirakan akan mengalami percepatan sekitar satu dasarian, sehingga petani diminta menyesuaikan waktu tanam agar hasil panen tidak terganggu.

Kepala Desa Manuba Hasnah Sultan, S.Sy menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan acara tersebut.

“Tradisi Mappalili ini bukan hanya ritual budaya, tapi juga ungkapan doa agar hasil pertanian lebih baik. Dengan berdirinya Sanggar Tani Jompie, kami ingin memupuk semangat gotong royong dan inovasi di kalangan petani,” katanya.

Kegiatan Mappalili tahun ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Manuba untuk terus menjaga kearifan lokal sambil beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian. Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kerja kolektif menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Barru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *