Bupati Barru Janjikan Dukungan Anggaran untuk Pemenuhan Hak Anak

BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Alun-Alun Colliq Pujie, Senin (1/9/2025).

Acara berlangsung meriah dan penuh keceriaan, dihadiri ratusan anak dari berbagai sekolah, pengurus Forum Anak Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten Barru, serta perwakilan Forum Anak Kabupaten Pangkep.

Dalam sambutannya, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya bersyukur karena kita dapat melaksanakan kegiatan puncak Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Barru, meski sebenarnya jatuh pada tanggal 23 Juli 2025,” ungkapnya.

Bupati menambahkan bahwa berbagai prestasi yang telah ditorehkan anak-anak Barru menjadi bukti bahwa mereka tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah akan selalu hadir dan mendukung pengembangan anak-anak Barru agar tumbuh dan berkembang sesuai dengan haknya.

“Kita tidak boleh menghalangi hak tersebut, justru harus menjadikannya perhatian kita bersama. Anak adalah generasi penerus, pewaris cita-cita bangsa, sekaligus aset daerah yang paling berharga,” tegasnya.

Ke depan, menurut Andi Ina, pemerintah akan memberikan perhatian khusus dalam hal penganggaran sebagai wujud komitmen pemenuhan hak-hak anak di Barru, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, berprestasi, dan membanggakan daerah.

“Tugas kita semua adalah melindungi mereka dari kekerasan, memberikan pendidikan yang layak, serta memastikan tumbuh kembangnya dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan HAN 2025 di Barru diwarnai dengan penampilan Senam Indonesia Sehat, serta penyerahan piala dan piagam dari berbagai lomba yang telah digelar.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Barru, Wakil Bupati Barru, Pj. Sekda, Kapolres Barru, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, pimpinan OPD, pimpinan Bank BRI, para camat, kepala desa/lurah, ketua TP PKK kecamatan hingga desa/kelurahan, serta para pegiat perlindungan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *