DPP Bara JP Mantapkan Langkah Politik, Siap Kawal Pemerintahan Prabowo–Gibran

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) menggelar Rapat Pleno Nasional

MAKASSAR || Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) menggelar Rapat Pleno Nasional dengan mengusung tema “Soliditas, Kolaborasi, dan Sinergitas Menuju Perubahan dan Keberlanjutan.”

Acara yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum DPP Bara JP, Willem Frans Ansanay, menegaskan bahwa rapat pleno ini bukan sekadar rutinitas, melainkan forum strategis yang berfungsi memperkuat struktur internal, menyatukan visi, dan memastikan keberlanjutan perjuangan Bara JP sebagai gerakan relawan yang lahir dari semangat perubahan.

“Rapat pleno ini menjadi momentum pembenahan organisasi sekaligus refleksi komitmen Bara JP untuk terus solid menjalankan visi, misi, dan tanggung jawab kebangsaan. Kami mendukung penuh kepemimpinan Prabowo–Gibran sebagai kelanjutan dari cita-cita besar Presiden Joko Widodo, dengan menekankan kolaborasi dan kerja nyata di semua tingkatan,” ujar Willem Frans Ansanay, Ketua Umum DPP Bara JP.

Turut hadir dalam rapat pleno tersebut, jajaran pengurus harian DPP Bara JP antara lain Ketua Harian M. Adli Abdullah, Sekretaris Jenderal Boy Budi Rahmat Jaya, dan Bendahara Umum Affandy Agusman Aris, bersama seluruh pengurus harian dari berbagai wilayah.

Membangun Organisasi Modern dan Produktif

Dalam forum pleno itu, Bara JP membahas sejumlah agenda penting, seperti penguatan infrastruktur organisasi dari pusat hingga daerah, optimalisasi sistem pendanaan yang transparan, serta peningkatan kapasitas kader untuk menghadapi dinamika politik nasional yang terus berkembang.

Selain itu, Bara JP menegaskan komitmennya membangun sinergi dengan program-program prioritas pemerintahan Prabowo–Gibran, khususnya di bidang sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, kedaulatan pangan, transformasi digital, pemberdayaan ekonomi rakyat, serta pembangunan berkelanjutan.

“Dukungan Bara JP bukan sekadar simbol politik. Kami akan berkontribusi melalui aksi nyata, program nyata, dan kerja kolaboratif bersama DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta pemerintah di semua tingkatan di seluruh Indonesia. Namun kami juga tidak akan segan memberikan kritik yang konstruktif bila ada kementerian atau lembaga yang tidak sejalan dengan visi besar Presiden,”
tegas Willem.

Konsistensi dan Loyalitas dalam Perjuangan

Dalam kesempatan itu, Willem juga menyinggung dinamika politik pasca-Pilpres yang menunjukkan adanya pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan kedekatan dengan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

“Tidak semua yang dekat itu loyal. Bara JP tetap berkomitmen menjaga kemurnian perjuangan, menjunjung etika politik, dan menjadi mitra kritis pemerintah yang berorientasi pada kepentingan rakyat,”
tandasnya.

Menjadi Kekuatan Rakyat yang Konstruktif

Melalui rapat pleno nasional ini, Bara JP menegaskan diri sebagai kekuatan masyarakat sipil yang aktif, kritis, dan produktif dalam mengawal arah kebijakan nasional. Organisasi ini bertekad memperkuat jejaring relawan di seluruh Indonesia serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang adil, maju, dan berdaya saing global.

“Politik bukan soal menunggu momentum, tapi tentang menciptakan perubahan. Bara JP akan terus bekerja, bersinergi, dan berkolaborasi demi Indonesia yang lebih baik,” tutup Willem Frans Ansanay penuh semangat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *