Dari Secangkir Kopi ke Kolaborasi: Kanwil Ditjenpas Sulsel Dorong Harmonisasi Lintas Kantor Wilayah

Empat Kanwil di bawah Kemenko Hukum dan HAM se-Sulawesi Selatan melaksanakan Coffee Morning

MAKASSAR || Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, menghadiri kegiatan Coffee Morning bersama empat Kantor Wilayah di bawah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan se-Wilayah Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran parkir Kanwil Kemenkumham Sulsel pada Senin (13/10) pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh para Kepala Kantor Wilayah beserta jajarannya dari Ditjenpas, Kemenkum, Kemenham, dan Ditjenim Sulsel. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara yang bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antar-kanwil di bawah Kementerian Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulsel selaku penyelenggara utama menekankan pentingnya pembentukan Tim Penanganan Unjuk Rasa Empat Kanwil untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dinamika sosial. Ia juga mendorong optimalisasi penggunaan gedung bersama secara efisien dan kolaboratif.

“Ketika kita melakukannya bersama, pasti akan berakhir manis,” ujarnya menutup sambutan dengan pesan motivatif.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sulsel menegaskan pentingnya semangat kebersamaan lintas direktorat.

“Kita memang terpisah dari sisi administrasi, tetapi kebersamaan kita sudah terjalin sejak dulu hingga kini. Kita harus memiliki rasa saling memiliki,” ungkapnya.

Kakanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap agar Coffee Morning dapat menjadi agenda rutin bulanan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga harmonisasi empat Kanwil di Sulawesi Selatan. Tidak ada gunanya berselisih, karena kita tetap satu keluarga besar Kemenimipas. Mari kita jadikan kebersamaan sebagai kekuatan,” tuturnya.

Dari pihak Imigrasi, Kabag Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenim Sulsel yang mewakili Kepala Kanwil, menambahkan bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun sinergi antar-kanwil.

“Dengan saling mendukung, kita dapat mencapai hasil maksimal dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Sulsel juga menyoroti pentingnya pembangunan media pelayanan terpadu empat Kanwil serta Videotron sebagai sarana peningkatan efektivitas informasi layanan publik bagi masyarakat.

Selain itu, Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sulsel turut menyampaikan informasi penting mengenai pelaksanaan KUHP baru yang akan diberlakukan tahun depan. Ia menjelaskan bahwa program Griya Abhipraya Sombere akan menjadi tindak lanjut pelaksanaan pidana alternatif dalam KUHP baru, yakni pidana penjara, kerja sosial, dan pengawasan.

“Bapas akan menjadi ujung tombak dalam pembimbingan dan pengawasan pelaksanaan pidana alternatif ini. Inilah saatnya kita bekerja bersama untuk menyukseskan Griya Abhipraya sebagai simbol pembinaan berbasis kemanusiaan,” jelasnya.

Kegiatan Coffee Morning ini berjalan lancar dan penuh keakraban, mencerminkan semangat sinergi dan kolaborasi empat Kanwil di Sulawesi Selatan dalam mewujudkan pelayanan publik yang humanis, efektif, dan terpadu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *