BARRU ZONA INSPIRASI || Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Technology Excellence Awards 2025.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memperkuat transformasi digital dan meningkatkan mutu pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, bersama Direktur Teknologi Informasi, Edwin Aristiawan, dan disampaikan ke awak media, Sabtu (1/11/2025) oleh Bidang Publikasi dan Kehumasan BPJS Kesehatan Kabupaten Bone, Imam Pariz.
BPJS Kesehatan berhasil memenangkan penghargaan dalam dua kategori utama, yakni:
-
Automation – Health Insurance, melalui inovasi Robotic Automation for Claim Correction Entry (RACE) dan Robotic Automation for Payment Input Data (RAPID).
-
Information Management – Health Insurance, melalui platform JAPRI (JKN Assistant Platform Intelligence).
Transformasi Proses Klaim dengan Robotic Process Automation (RPA)
Dalam kategori Automation – Health Insurance, BPJS Kesehatan diakui atas keberhasilan menerapkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mempercepat dan menstandarkan proses klaim.
Melalui dua inisiatif unggulan — RACE dan RAPID — BPJS Kesehatan menggantikan proses manual yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan input. Implementasi kedua sistem ini berhasil menurunkan waktu pemrosesan klaim hingga 60%, mengurangi kesalahan data, serta menciptakan prosedur kerja yang seragam di seluruh kantor cabang.
Memberdayakan Pegawai dengan Asisten AI Generatif
Sementara dalam kategori Information Management – Health Insurance, BPJS Kesehatan menghadirkan JAPRI (JKN Assistant Platform Intelligence), sebuah asisten virtual berbasis Generative AI yang dirancang untuk membantu pegawai mengakses informasi internal, kebijakan, dan regulasi organisasi dengan cepat.
JAPRI terintegrasi dalam aplikasi Internal Human Capital (IHC) dan SiLPi, serta mampu memberikan jawaban kontekstual terhadap pertanyaan dalam bahasa alami. Kehadiran JAPRI menjadi tonggak baru dalam upaya BPJS Kesehatan meningkatkan efisiensi kerja dan memperkuat literasi digital di lingkungan internal.
Akses Layanan Digital yang Lebih Mudah dan Cepat
Sebagai bagian dari transformasi digital, BPJS Kesehatan terus memperkuat ekosistem digital dengan menghadirkan berbagai kanal layanan modern. Melalui aplikasi Mobile JKN, peserta kini dapat menikmati fitur Skrining Riwayat Kesehatan, ICARE JKN, dan BUGAR yang membantu memantau aktivitas fisik.
Selain itu, layanan administrasi kini dapat diakses tanpa harus datang langsung ke kantor cabang melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, serta BPJS Kesehatan Care Center 165 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.
Komitmen Menuju Era Intelligence Transformation
Edwin Aristiawan, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan dalam memanfaatkan teknologi terkini untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi seluruh peserta JKN.
“Penerapan digitalisasi diharapkan tidak hanya memberi kemudahan bagi peserta, tetapi juga memperkuat keberlanjutan Program JKN. Digitalisasi adalah bentuk investasi strategis kami dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ujarnya.
Edwin juga menegaskan bahwa keberhasilan BPJS Kesehatan di ajang Indonesia Technology Excellence Awards 2025 merupakan bagian dari agenda besar Intelligence Transformation, yaitu fase lanjutan dari transformasi digital yang kini menjadi arah strategis organisasi.
“BPJS Kesehatan akan terus menghadirkan solusi digital yang efektif, efisien, dan relevan dengan dinamika kebutuhan peserta, melalui pengembangan ekosistem layanan berbasis teknologi,” pungkas Edwin.(Andis)
